Rabu, 11 Desember 2013

Love in Heart


Love in Heart

Tidak seperti biasanya aku duduk kembali di ruangan ini duduk dengan beribu perasaan aneh yang menyerangkku, duduk diantara berjuta kenangan lampau yang telah rapat kusimpan. Namun, hari ini aku kembali membuka lembaran usang yang telah lama.
Setelah hari itu aku memutuskan menyimpan serpiha memori kecil yang tertuang dalam sebuah buku dan beberapa benda kecil yang aku letakkan dalam sebuah kardus lalu aku titipkan dengan seorang perempuan paruh baya penjaga perpustakaan, dan kejadian itu telah lama terjadi.
Perpustakaan itu adalah tempat dimana hari pertama kami bertemu, bertemu tanpa kesengajaan sampai akhirnya aku terus menunggu, menunggu saat dimana sosok itu akan muncul, akan datang kembali ketempat itu.
Saat ini setitik kenangan itu hadir kembali melengkapi kehidupanku sekarang yang nyaris sempurna tanpa adanya noda kenangan di masa lalu. Perlahan  aku membuka kotak itu menyentuh,merasakan dan membaca segala coretan coretan itu, rasa itu rasa yang menyakitkan kembali berputar bagaikan film documenter yang tak berhenti aku kalap!.
Tak tertahankan tetes demi tetes air mata itu jatuh membasahi lembaran kertas yang telah pudar. Sesakit inikah rasanya? Diam dan cukup aku yang merasakannya karena aku tau hanya aku yang selalu memikirkan dan selalu jatuh lagi dan lagi. Aku tau bodoh untuk selalu mengingat!
Saat sebuah foto tertempel di dua halaman terakhir sudut bibirku menorehkan senyum, senyum kepedihan. Aku telusuri setiap lekuk wajahnya mata dan senyumnya yang selalu menarik perhatianku membuatku dulu selalu tak berdaya berada di depannya.
Halaman berikutnya aku menuliskan sebuah kata-kata perpisahan sebuah kalimat singkat yang manis bahwa aku takkan bisa bersama dengan dia, aku hanya sebuah serpihan kecil yang berada dikehidupannya mungkin aku tak berarti. Kalimat itu membuktikan bahwa aku bisa bangkit aku bisa berdiri dengan semangatku aku bisa tersenyum aku bisa menutup rapat cerita itu hingga aku tau kebahagiaanku adalah kamu…!

Kalimat itu..
“love can’t be sustained forever because of the limit to love someone is when that person has chosen his own happiness
Percaya tidak percaya cinta itu hadir tanpa aba-aba dan terkadang kita sangat susah untuk melepaskan seseorang yang telah kita sayangi dengan sepenuh hati walaupun orang itu belum tentu bisa dimiliki..
Karena cinta datang tanpa mengenal sang waktu ..
Meneriakkan namamu di deras hujan, memandangmu dari kejauhan, dan berdo'a di hening malam. Cinta dalam diam ini lah yg mampu kupertahankan.

“Always start your day with a smile. Have a positive outlook in life and be an inspiration so that others may also feel GOOD :)

Ika Rizky Ramadhan Ningrum^^

Thanks banget yang udah mau baca tulisan saya yang ntah apa gak jelas gini semoga terhibur aja ya :)


2 komentar:

  1. bagus banget :)
    komen dan followback http://www.dekasapuutra.blogspot.com :)

    BalasHapus