Secret Admirer
Mengagumimu hingga detik ini adalah
rutinitasku saat ini. Mata dan senyumanmu tak lepas di setiap detail ingatanku.
Mungkin, aku terlihat sangat bodoh karena selalu memendam semua rasa ini, rasa
yang mungkin akan berhari-hari,berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun akanku
pendam sendiri sampai ada seseorang yang dapat menggantikan tempatnya. Namun, sayangnya
untuk saat ini aku masih merasakan hal yang sama menyukai seseorang dari balik
layar pertunjukkan yang aku permainkan sendiri.
Tahukah
aku si Fani bodoh, setiap hari selalu memperhatikan seorang lelaki yang telah
dua tahun aku kenal, dan baru beberapa bulan terakhir aku menyadari sesuatu
yang aneh yahh feel suka seseorang yang notabennya berbeda gender denganku
pastinya, masih normal dong aku nya? Yah ada sedikit rasa kecewa saat semua
teman-temanku sudah mempunyai pasangan dan banyak diantaranya sangat mudahnya
untuk mendapatkan seseorang yang sangat ia suka’i. Sedangkan aku? Belum pernah
merasakan apa itu pacaran, apa itu galau karena seseorang yang dengan indahnya
berputar-putar di kepalaku, yaakk aku jealous !!.
Aku yakin,
bukan hanya aku perempuan yang bertingkah di balik layar sepertiku, aku yakin
banyak di luar sana perempuan yang kebingungan akan perasaannya yang semakin
dalam setiap harinya namun tak pernah tersampaikan.
Aku semakin
merasa takkan sampai mendapatkan seseorang yang bernama Eza itu setelah dia
mempunyai perempuannya sendiri, Oh Tuhan apakah harus sesakit ini ? apakah aku
harus melupakannya setelah penantianku yang tanpa lelah ini? Haruskah aku
melupakannya?
Banyak orang
yang bilang “ Ayoo Fany move on dong !!”. Bukannya aku gak mau move on tapi,
taugak sih? Move on itu gak semudah nepok jidat sendiri! Butuh perjuangan
ekstra yang semakin mencoba untuk ngelupain makin kangen makin mewek makin
makin gilaaa deh pokoknyaa huwaaa adoii mewek beneran deh akunya u,u. Dan
banyak pula orang bilang “ Fany, butuh seseorang yang baru untuk nyembuhin luka
lama”, kalo akunya aja belom bisa move on gimana mau cari yang lain. Banyak banget
kata-kata yang gak etis, yang terkadang gak cocok sama dunia yang real. Intinya
aku Cuma bisa ngeratapin nasib yang udah jadi bubur dan gak bisa balik lagi
jadi nasi T_T.
Setelah
beberapa bulan aku galau gak karuan, akhirnya Dewi Fortuna yang baik lagi
berada dalam kehidupan aku berikutnya. Si Eza ternyata oh ternyata telah resmi
berpisah dengan perempuannya, Yeay !! buat siapa aja yang pernah ngalamin kisah
kayak aku di jamin pasti seneng beudd!! Pasti !! jangan munaa dehh :p.
Aku gak
mau lagi patah hati untuk kesekian kalinya. Jadi, aku bertekat bakalan
ngungkapin perasaan aku yang selama ini aku pendam !. Pastinya sih setelah aku
berpisah sekolah nanti dan itu kira-kira selepas perpisahan.
Di hari
H perpisahan aku pengen banget foto berdua sama si Eza tapi akunya terlalu
kacangan aku juga malu jadi terpaksa aku Cuma foto.in si Eza dari kejauhan aja
u,u miris banget sih. Hari itu si Eza kerennya udah kayak pangerannya Belle di
animasinya Beauty and the Beast, (ralat:
tapi pas Beast nya udah jadi pangeran yang tampan ya) apalagi si Eza memakai
jas cokelat yang cool abis deh pokoknya yang kalo aku jelasin lagi ntar readers
pada ncess lagi -__-“. Yah, buat foto berdua sama si Eza ya itu hanya bisa jadi
angan-angan semata!.
Setelah
kira-kiranya aku gak bakal jarang ketemu sama si Eza, akupun mulai memikirkan
bagaimana caranya supaya Eza tau apa yang aku rasain beberapa bulan belakangan
ini. Aku mulai menyadari memendam perasaan dan menjaganya agar tidak terluka
adalah kegiatan yang amat sangat menyakitkan u,u.
Kalau langsung
aku gak bakalan berani natap mukanya
berdiri di depan Eza aja oh bukan berpapasan aja otot-otot kakiku udah
terasa lemas, jadi aku putuskan untuk tidak berbicara langsung. Oke selanjutnya
telfon aku yakin aku bakal diem seribu bahasa kalo udah denger suara si Eza,
dan kemungkinan besar telfonnya bakal ditutup. Yap! Sms aja singkat padat dan
jelas, dan Eza gak bakal tau ekspresi muka aku saat itu gimana, umm dimulai
dengan sapaan kecil dilanjutkan oleh pertanyaan ini siapa ya? Oke aku bales aja
ini Fany yang kelas nya tiga tahun berturut-turut deketan dan sebelahan dengan
kelas kamu itu loh.
Waittt!! (balesnya lama -_-)
Eza : Oh Fany, iya ada apa ya Fan?
Fany : Ok, aku langsung aja ya Za?
Eza : Iya silahkan Fan, kenapa?
Fany : Za, sebenernya… aku itu suka sama kamu dari awal aku ngeliat kamu disekolah aku udah suka
sama kamu za, Cuma baru beberapa bulan ini aku baru merhatiin kamu, aku nge down banget
pas aku tau kalo kamu pacaran sama si Rere. Aku gak minta apa-apa aku cuma pengen kamu
tau aja apa yang aku rasain selama ini sama kamu J
Eza : Iya Fan, aku tau kok J
Eza : Oh Fany, iya ada apa ya Fan?
Fany : Ok, aku langsung aja ya Za?
Eza : Iya silahkan Fan, kenapa?
Fany : Za, sebenernya… aku itu suka sama kamu dari awal aku ngeliat kamu disekolah aku udah suka
sama kamu za, Cuma baru beberapa bulan ini aku baru merhatiin kamu, aku nge down banget
pas aku tau kalo kamu pacaran sama si Rere. Aku gak minta apa-apa aku cuma pengen kamu
tau aja apa yang aku rasain selama ini sama kamu J
Eza : Iya Fan, aku tau kok J
Whatt
?? apaa aku lemes pengen pingsan tapi apakah ini nyata? Eza tau perasaan aku
selama ini? Berarti dia cukup peka dong? Tapi kenapa dia gak ngerespons apa-apa
ya? Oh Tuhan kenapa jadi kepo sendiri gini sih?.
Baru aja
aku melayang dan kalian tau aku hanya membalas pesan singkat Eza dengan dua
huruf dan satu tanda baca ( Ha? ) . Saat itu aku beneran bingung mesti jawab
apa, barusan aja aku ngerasa melayang di suatu mimpi yang lumayan indah gitu
ya, umm tapi tak lama aku dihempas kembali dengan balasan pesan singkat dari
Eza. “ Maaf karena aku gak ngerespon kamu ya, aku gak suka sama kamu. Bukannya aku
enggak mau sama kamu loh, aku gak mau ngasih kamu harapan palsu, apalagi
nyakitin kamu. Aku harap kamu bisa dapetin seorang laki-laki yang tentunya
lebih baik dari pada aku J”.
… diam
hanya itu yang aku lakukan. Hancur kata yang tepat, kecewa, sedih namun ada
sisi kelegaan yang aku terima untuk saat ini, aku belum bisa bersamanya karena
kehendak Tuhan. Dibalik semua kejadian itu sekarang aku lebih merasa nyaman,
karena lenyap sudah beban yang aku tanggung sendiri beban memendam suatu yang
tak pasti.
When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your loveDon't ever let it go
Or you will loose your chanceTo make your dreams come true...
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your loveDon't ever let it go
Or you will loose your chanceTo make your dreams come true...
“I like you more than
what you think because
actually harbored feelings
is the most painful
thing”
Ika Rizky ^^
Ini
adalah sebagian coretan kecil saya, ini semua kisah real yang dialami seorang
perempuan. Endingnya sengaja saya buat gantung karena cerita sesungguhnya belum
terselesaikan, saya tidak ingin membuat ending yang akhirnya tidak sesuai
dengan cerita realnya, happy reading ya buat semuanya. Mohon maaf apabila ada
kesalahan dan cerpennya agak ngawur, buat perempuan yang pernah mengalami suatu
fase dalam cerita ini dimohon ketegarannya ^^9 semoga terhibur !!. (disarankan
sesudah membaca cerpen ini dengerin deh lagunya Endah feat Rhesa When You Love Someone)
Kren cerpeny :)
BalasHapusthanks ya udah respect :D
BalasHapus