Sabtu, 22 Maret 2014

Not you!


Not you!

Angin malam mengantarkan segalanya, mengantarkan kepedihan, luka dan sunyi kembali. Apa? Menurut kamu hal yang paling menyakitkan ketika seseorang itu telah direnggut telah hilang bersama kenangan kini kenyataan telah datang membawa serpihan silet yang berterbangat membuat dada sesak hingga aku tak dapat merasakan rongga pernapasanku secara normal. Oksigenku telah hilang kau rampas secara paksa, cahayaku kau redupkan dengan jubahmu tanpa sepengetahuanku! Sebegitukah? Huh?
                Apa aku berdosa ntuk terus menutup pintu hatiku setelah seseorang datang? Apakah aku berdosa untuk mengabaikannya dan terkurung dalam duniaku yang tak kunjung kembali seperti dulu?. Salahku?
Aku terus merasa takut! Takut dan takut, saat aku memulainya aku merasa begitu canggung karena aku memang belum sembuh dari luka hati ini sepenuhnya. Saat aku bangkit memupuk harapan kembali …
                Kamu.. pangeranku yang jauh disana aku mulai membuka hatiku, aku mulai untuk kembali menjadi diriku yang dulu, karena aku yakin kamu bisa membawaku ke negeri dongeng kita. Ucapan sederhana yang kamu ucap disetiap pagi dan malamku membuatku terenyuh membuatku mulai tersenyum sendiri saat mengingatnya membayangkan betapa indah goresan tuhan di wajahmu saat kubayangkan ekspresimu. Tak banyak namun kalimat sederhana itu bisa merubah hariku.
                Ya aku ingat saat dimana aku sengaja mempermainkanmu hanya untuk melihat seberapa besar perjuanganmu untukku. Aku sangat bahagia ketika kamu tidak goyah dan tetap mendekatiku, aku suka itu!. Namun, saat kedua kalinya kenapa kamu ragu? Sadarlah sudah banyak hal-hal yang aku lakukan agar kamu tersadar bahwa selama ini aku berbohong tidak perduli, terhadap kamu. Namun percayalah setiap hari aku selalu memikirkanmu, berharap kamu tetap berdiri dan berlari ke arahku, tolong jangan kembali teruslah berjalan walau lambat aku menunggumu, kamu taukan menunggu itu membuang semua energy ku aku tidak suka itu!
                Ayolah!
Tapi, kamu mengecewakanku aku kembali terjatuh! Kamu menyerah disaat kamu mulai menggapaiku namun kamu lepaskan aku dan kamu sentakkan aku hingga dasar. Malam itu aku ingat kamu mengabariku tentang statusmu saat itu, taukah kamu saat itu aku sangat rapuh. Dengan bangga kamu perkenalkan dia kepadaku, aku tersenyum memberikan selamat aku mendo’akan kalian :”)
                Ya Tuhan apa yang harus aku lakukan? Berdiam? Tinggal? Ataukah pergi?.. sudah sekian kalinya hal ini terjadi apakah aku harus berhenti untuk menyukai? Berhenti membuka hati? 

its just a story :) 

Selasa, 31 Desember 2013

Old Love is’nt Necessarily True Love


Old Love is’nt Necessarily True Love

Aku suka caranya berbicara, aku suka caranya tertawa, aku suka caranya menatap sesuatu dan aku suka dia! Tangan ini dengan indah menggambarkan sketsa wajahnya goresan halus serta tegas di titik tertentu matanya yang indah dihiasi beberapa bulu mata yang panjang namun tak melentik, hidungnya yang mancung, bibirnya tipis yang selalu menorehkan senyuman dia indah dia bagaikan pemacuku untuk tetap berada disini.
Cinta datang dengan caranya sendiri walaupun melalu jurang yang curam namun, suatu saat keindahannya akan sampai pada puncaknya…
                Aku menyukainya dan dia tau itu, namun sampai saat ini aku tak bisa memilikinya dan mungkin ntah kapan akan bisa, karena aku tau dia hanya terjebak dalam masalalunya, masalalu yang sungguh tak berujung jika bukan dialah penghentinya. Mungkin cinta yang dijalani dalam kurun waktu yang lama lalu putus begitu saja adalah cinta dengan sejuta kenangan manis yang sulit dilupakan. Namun, ketahuilah cinta yang lama bukan berarti cinta sejati ..
                Yah, aku tak gentar tetap berharap dia berpaling dari cintanya yang lama lalu datang kepada cinta yang baru yang aku harap adalah aku, aku tetap bertahan sampai suatu saat Tuhan akan memberikan masa dimana semua akan indah pada waktunya dan kamu harus percaya keajaiban itu!
                Do’aku berbuah manis teman, hari itu dia tampak sangat manis tepatnya setelah beberapa hari selepas hari ulangtahunku pada saat itu dia mengungkapkan kata-kata yang sungguh indah membuatku tersenyum oh Tuhan inikah ujung perjuanganku. Dia berkata “Ketikkan teks atau alamat situs web atau terjemahkan dokumen.
Mungkin maksud Anda adalah: aku akan menjadi penopangmu dan mem
I'll be back rest and makes you smile”

                Hari-hariku dipenuhi oleh dia dia dan dia. Selepas hari itu mengingat nya saja sudah membuat jantungku berdebar tak karuan dan meloncat-loncat heboh apalagi setelah aku mendengar bahwa dia akan mengajakku merayakan pesta akhir tahun bersama ahh senangnyaa ^^. Jam 20.00 nanti dia akan menjemputku sungguh aku menyiapkan penampilan terbaikku mala ini yang aku harap membuatnya senang, tepat jam delapan malam dia menjemputku namun ada keanehan di dalam dirinya dia tak lagi tersenyum seperti biasa apalagi memuji dandanan ku yang super heboh mala ini, aku hanya bisa diam dan berdo’a agar malam ini menjadi malam yang special.
                Tema pestanya Garden Party aku suka karena bisa menikmati bintang dan semilir angin malam. Setibanya di tempat pesta sudah banyak muda mudi yang berkumpul bersama tertawa bergoyang ria heboh deh khas malam tahun baruan banget. Namun, dia tetap acuh dan dingin aku tak tau sikapnya bisa berubah menjadi seperti ini, aku mencoba menikmatinya mengajaknya berbicara bercanda dan menari yah cukup mencairkan suasana.
                Masa lalunya berada disini..
Mungkin itu yang membuat sikapnya berubah, aku mencoba mengerti toh dia sudah menjadi milikku sekarang. Aku tau mata dia tak lepas dari sosok masa lalunya, sosok itu dengan pria lain. Sikapnya semakin aneh dia duduk diam disampingku tanpa mengatakan sepatah katapun ia pun tak mengajakku bermain kembang api seperti pasangan yang lain , tepat tigapuluh menit sebelum pergantian tahun dia berdiri aku sempat mencegahnya namun dia hanya menatapku dengan tatapan yang tak aku mengerti dia pergi oh tidak dia menuju sosok masa lalunya dan berbicara “ aku masih sayang sama kamu aku berbuat seperti ini cuma mau buat kamu cemburu!, tapi kenapa kamu dengan pria lain ?”. Dengan volume yang cukup membuat semua orang memandang mereka dan kejadian itu tepat dihadapanku !
Ya Tuhan mataku perih, panas ya aku menangis  kenapa dia mengucapkan kata-kata itu ? jadi, selama ini aku hanya umpan?. Setelah mengucapkan kata-kata itu dia pergi begitu saja meninggalkan aku di tengah keramaian yang membuatku asing. Aku menjauh perlahan menjauhi pesta itu, diluar banyak sekali orang-orang yang berdesakan aku terus berjalan tak berarah,orang-orang berteriak “Happy New Year” dan menyalakan kembang api yang memekakkan telinga, pandanganku kabur tertutup air mata yang terlalu deras hingga sampai punggungku terasa nyeri dan aku rasa aku terkena petasan nyasar lalu seseorang memanggilku dengan panik dan semua gelap!
Aku terbangun di ranjangkku sendiri dengan perban yang melilit di pundakku di sampingku ada seorang malaikat yang aku ketahui telah menyakitiku dengan cara nya yang sangat sadis. Namun, aku tak bisa mengelak aku mencintainya aku tersenyum. Perlahan dia terbangun menatapku mencium punggung tanganku lalu menangis, kubelai kepalanya perlahan dan dia berkata ,,
“Aku pria yang jahat aku pria yang bodoh, aku tak tau apa yang aku lakukan aku terlalu mengikuti keinginanku bukan kata hatiku. Aku tau aku salah aku bingung untuk tetap bertahan atau belajar mencintai kamu, padahal aku tau kamu sangat menyayangiku aku berjanji tidak akan menyinyiakan orang yang menyayangiku aku berjanji karena aku yakin cinta sejatiku adalah kamu .. “
I know you are always there for me during this time. I'm sure it will be love beautiful in its time. Because the beauty of God it is you

Ika Rizky Ramadhan Ningrum ^^

Thanks for the readers, ini sebuah kisah yang sering terjadi di sekitar kita. Saya berharap cerpen ini dapat memberikan inspirasi bagi setiap orang yang pernah ataupun sedang mengalami hal ini :)

Rabu, 11 Desember 2013

Love in Heart


Love in Heart

Tidak seperti biasanya aku duduk kembali di ruangan ini duduk dengan beribu perasaan aneh yang menyerangkku, duduk diantara berjuta kenangan lampau yang telah rapat kusimpan. Namun, hari ini aku kembali membuka lembaran usang yang telah lama.
Setelah hari itu aku memutuskan menyimpan serpiha memori kecil yang tertuang dalam sebuah buku dan beberapa benda kecil yang aku letakkan dalam sebuah kardus lalu aku titipkan dengan seorang perempuan paruh baya penjaga perpustakaan, dan kejadian itu telah lama terjadi.
Perpustakaan itu adalah tempat dimana hari pertama kami bertemu, bertemu tanpa kesengajaan sampai akhirnya aku terus menunggu, menunggu saat dimana sosok itu akan muncul, akan datang kembali ketempat itu.
Saat ini setitik kenangan itu hadir kembali melengkapi kehidupanku sekarang yang nyaris sempurna tanpa adanya noda kenangan di masa lalu. Perlahan  aku membuka kotak itu menyentuh,merasakan dan membaca segala coretan coretan itu, rasa itu rasa yang menyakitkan kembali berputar bagaikan film documenter yang tak berhenti aku kalap!.
Tak tertahankan tetes demi tetes air mata itu jatuh membasahi lembaran kertas yang telah pudar. Sesakit inikah rasanya? Diam dan cukup aku yang merasakannya karena aku tau hanya aku yang selalu memikirkan dan selalu jatuh lagi dan lagi. Aku tau bodoh untuk selalu mengingat!
Saat sebuah foto tertempel di dua halaman terakhir sudut bibirku menorehkan senyum, senyum kepedihan. Aku telusuri setiap lekuk wajahnya mata dan senyumnya yang selalu menarik perhatianku membuatku dulu selalu tak berdaya berada di depannya.
Halaman berikutnya aku menuliskan sebuah kata-kata perpisahan sebuah kalimat singkat yang manis bahwa aku takkan bisa bersama dengan dia, aku hanya sebuah serpihan kecil yang berada dikehidupannya mungkin aku tak berarti. Kalimat itu membuktikan bahwa aku bisa bangkit aku bisa berdiri dengan semangatku aku bisa tersenyum aku bisa menutup rapat cerita itu hingga aku tau kebahagiaanku adalah kamu…!

Kalimat itu..
“love can’t be sustained forever because of the limit to love someone is when that person has chosen his own happiness
Percaya tidak percaya cinta itu hadir tanpa aba-aba dan terkadang kita sangat susah untuk melepaskan seseorang yang telah kita sayangi dengan sepenuh hati walaupun orang itu belum tentu bisa dimiliki..
Karena cinta datang tanpa mengenal sang waktu ..
Meneriakkan namamu di deras hujan, memandangmu dari kejauhan, dan berdo'a di hening malam. Cinta dalam diam ini lah yg mampu kupertahankan.

“Always start your day with a smile. Have a positive outlook in life and be an inspiration so that others may also feel GOOD :)

Ika Rizky Ramadhan Ningrum^^

Thanks banget yang udah mau baca tulisan saya yang ntah apa gak jelas gini semoga terhibur aja ya :)


Kamis, 10 Oktober 2013

Hai Cinta! Aku Mulai Mengenalnya


Hai Cinta! Aku Mulai Mengenalnya

Apa sih cinta ? aku mulai merasakannya saat ini, saat dimana aku memasuki masa peralihan pra dewasa. Apakah benar hal-hal yang terjadi di sekolah menengah atas itu masa terindah, aku coba merasakan dan meresapi kata-kata itu dan tentunya menjalani nya saat ini.
                Salahkah seorang perempuan menyukai sosok seorang laki-laki? Aku merasakannya saat ini rasa suka dan rasa ingin memiliki saat aku melihat sosoknya melihat indahnya mata nya dan setiap lekuk wajahnya. Tak ku sadari saat pertama kali melihatnya aku telah jatuh terperosok ke dalam pesona yang ia pancarkan seakan menarikku untuk selalu melirik dan mengamatinya. Setelah pertemuan pertama itu tak bisa dihindari aku selalu mencari-cari sosoknya, sosok yang menyemangati hariku. Oh Tuhan inikah rasa suka itu, semakin bergulirnya waktu semakin aneh rasanya. Ada apa dengan hatiku?
                Aku mulai mengamati setiap kebiasaannya, kesukaannya dan hal-hal konyol dari dirinya yang terkadang membuat bibirku ini selalu mengembangkan senyum dan hati ini turut bergetar karena nya. Saat berpapasan dengannya tak tau kenapa aku selalu tak mau melihat matanya aku takut, sangat takut dan ketika dia menjauh aku hanya memandangnya penuh arti, ahh hal yang sangat idiot sekali.
                Awan itu nama ku tak seberani awan di langit yang selalu berarak beriringan dengan awan lain. Aku Awan yang penakut selalu bersembunyi, ntah apa yang aku fikirkan namun, inilah aku. Aku mengagumi umm tidak! Lebih tepatnya menyukai dan aku memiliki rasa untuk memiliki seseorang yang selalu membuat jantungku bergetar hebat, yang selalu mengitari isi kepala ku sosok seorang laki-laki yang setahun lebih tua dariku atau ya bisa disebut seniorku saat ini di sekolah baruku. Ya aku murid kelas X yang baru menginjakkan kaki di sekolah menengah atas dua bulan terakhir ini. Namun, dua bulan ini sudah menjadikan masa-masa SMA ku cukup gila. Karena aku telah jatuh hati
                Rama sosok yang selalu aku cari wajahnya mengobati setiap rasa tak enak yang menyerang diriku. Aku tau aku sebagai junior yang berwajah pas-pasan mempunyai peluang yang sangat kecil untuk mendapatkan seseorang itu.
                Hari ini di mall di dekat rumahku ada event dance competition. Hmm bang Rama suka sekali breakdance, jadi hari ini aku berniat untuk iseng saja datang ke event itu ditemani Dini temanku. Sesampainya aku dan Dini di mall itu kami hanya mengitari toko-toko souvenir sampai Dini temanku histeris memberitahuku kalau bang Rama ada di event itu. Ntah kenapa aku panic aku tidak ingin sosokku terlihat olehnya, walaupun Dini lumayan manyun mendengar konsistensiku untuk tidak menampakkan sosokku di depannya Dini mau juga menemaniku berputar-putar tentunya membelakangi bang Rama. Sepertinya Dini sudah tidak tahan lagi melihatku seperti orang gila tiba-tiba langkahnya berhenti, dan tahukah apa yang Dini lakukan terhadap aku? Dia menyeretku berjalan di depan bang Rama, alangkah kagetnya aku sehingga posisiku sangat tak enak dilihat dan apa yang terjadi? Bang Rama nyengir melihat tingkahku, buru-buru aku langkahkan kakiku lebar lebar namun baru beberapa langkah aku berjalan sound system terdengar begitu jelas menyebut crue bang Rama sesegera mungkin aku berbalik dan menyelinap di antara penonton. Oh tidak aku salah ternyata bang Rama tidak ada di panggung itu. Oke karena aku harus pulang detik itu juga akhirnya dengan langkah yang sangat berat banget aku tinggalin deh tu mall -_- .
                Hari hari berikutnya dengan ritual yang masih sama aku mengamatinya dan tahukah kalian bulan bulan ini bang Rama ulangtahun baru saja terpikirkan kado apa yang pantas untuk kuberikan namun, tiba-tiba saja salah seorang temanku memberitahuku bahwa hari inilah bang Rama ultah. Sumpah KECEWA! Banget bego bener akunya gak tau hari spesialnya hari ini dan aku baru tau soal itu jam 10 pagi! What guess?. Detik itu juga aku mengirimkan ucapan selamat ulangtahun dalam bentuk pesan singkat dan media social dan yah gapapa lah walaupun gak tepat jam 12 malam. Sorenya aku ditemani Dini menjajali toko distro dan hadiah kecil special itu udah aku dapetin, besok harus kudu mesti! Aku kasi dan semoga saja aku berani memberikannya.
                Malamnya aku stalking tuh social media yang dia punya yah mau liat aja siapa aja tuh orang yang ngasih ucapan selamat. Dan gatau apa yang aku rasain saat bio account pribadi bang Rama tertulis nama seorang mantannya dan taukan apa artinya? Ya mereka balikan? Pacaran lagi :”. Aku gatau musti ngomong apa dan harus gimana lagi!
                Aku Awan yang kuat ! aku disini akan tetap bersama hatiku hingga hati ini akan beralih ntah kepada siapa tentang hadiah kecil itu aku tak sanggup untuk menyimpannya jadilah temanku yang aku amanahkan untuk menyimpannya suatu saat nanti aku akan memberikan hadiah itu ntah sampai kapan :”) tapi, aku tetap pada pendirianku

Akhirnya, penantianku pun kembali tak berujung untuk saat ini aku akan menjaga rasa ini untuknya ntah kapan kamu akan membalasnya. Yang terpenting aku selalu berada disini bersama hatiku yang kuat :)

Ika Rizky Ramadhan Ningrum

Terimakasih yang udah mau mampir dan baca cerpen ini semoga bermanfaat ^^