Old Love is’nt Necessarily True Love
Aku suka caranya berbicara, aku
suka caranya tertawa, aku suka caranya menatap sesuatu dan aku suka dia! Tangan
ini dengan indah menggambarkan sketsa wajahnya goresan halus serta tegas di
titik tertentu matanya yang indah dihiasi beberapa bulu mata yang panjang namun
tak melentik, hidungnya yang mancung, bibirnya tipis yang selalu menorehkan
senyuman dia indah dia bagaikan pemacuku untuk tetap berada disini.
Cinta datang dengan
caranya sendiri walaupun melalu jurang yang curam namun, suatu saat keindahannya
akan sampai pada puncaknya…
Aku menyukainya
dan dia tau itu, namun sampai saat ini aku tak bisa memilikinya dan mungkin
ntah kapan akan bisa, karena aku tau dia hanya terjebak dalam masalalunya,
masalalu yang sungguh tak berujung jika bukan dialah penghentinya. Mungkin cinta
yang dijalani dalam kurun waktu yang lama lalu putus begitu saja adalah cinta
dengan sejuta kenangan manis yang sulit dilupakan. Namun, ketahuilah cinta yang
lama bukan berarti cinta sejati ..
Yah,
aku tak gentar tetap berharap dia berpaling dari cintanya yang lama lalu datang
kepada cinta yang baru yang aku harap adalah aku, aku tetap bertahan sampai
suatu saat Tuhan akan memberikan masa dimana semua akan indah pada waktunya dan
kamu harus percaya keajaiban itu!
Do’aku
berbuah manis teman, hari itu dia tampak sangat manis tepatnya setelah beberapa
hari selepas hari ulangtahunku pada saat itu dia mengungkapkan kata-kata yang
sungguh indah membuatku tersenyum oh Tuhan inikah ujung perjuanganku. Dia berkata
“
I'll be back rest and
makes you smile”
Hari-hariku
dipenuhi oleh dia dia dan dia. Selepas hari itu mengingat nya saja sudah membuat
jantungku berdebar tak karuan dan meloncat-loncat heboh apalagi setelah aku
mendengar bahwa dia akan mengajakku merayakan pesta akhir tahun bersama ahh
senangnyaa ^^. Jam 20.00 nanti dia akan menjemputku sungguh aku menyiapkan
penampilan terbaikku mala ini yang aku harap membuatnya senang, tepat jam
delapan malam dia menjemputku namun ada keanehan di dalam dirinya dia tak lagi
tersenyum seperti biasa apalagi memuji dandanan ku yang super heboh mala ini,
aku hanya bisa diam dan berdo’a agar malam ini menjadi malam yang special.
Tema pestanya
Garden Party aku suka karena bisa menikmati bintang dan semilir angin malam. Setibanya
di tempat pesta sudah banyak muda mudi yang berkumpul bersama tertawa bergoyang
ria heboh deh khas malam tahun baruan banget. Namun, dia tetap acuh dan dingin
aku tak tau sikapnya bisa berubah menjadi seperti ini, aku mencoba menikmatinya
mengajaknya berbicara bercanda dan menari yah cukup mencairkan suasana.
Masa lalunya
berada disini..
Mungkin itu yang membuat sikapnya berubah, aku mencoba
mengerti toh dia sudah menjadi milikku sekarang. Aku tau mata dia tak lepas
dari sosok masa lalunya, sosok itu dengan pria lain. Sikapnya semakin aneh dia
duduk diam disampingku tanpa mengatakan sepatah katapun ia pun tak mengajakku
bermain kembang api seperti pasangan yang lain , tepat tigapuluh menit sebelum
pergantian tahun dia berdiri aku sempat mencegahnya namun dia hanya menatapku
dengan tatapan yang tak aku mengerti dia pergi oh tidak dia menuju sosok masa
lalunya dan berbicara “ aku masih sayang sama kamu aku berbuat seperti ini cuma
mau buat kamu cemburu!, tapi kenapa kamu dengan pria lain ?”. Dengan volume
yang cukup membuat semua orang memandang mereka dan kejadian itu tepat
dihadapanku !
Ya Tuhan mataku perih, panas ya aku
menangis kenapa dia mengucapkan
kata-kata itu ? jadi, selama ini aku hanya umpan?. Setelah mengucapkan
kata-kata itu dia pergi begitu saja meninggalkan aku di tengah keramaian yang
membuatku asing. Aku menjauh perlahan menjauhi pesta itu, diluar banyak sekali
orang-orang yang berdesakan aku terus berjalan tak berarah,orang-orang
berteriak “Happy New Year” dan menyalakan kembang api yang memekakkan telinga,
pandanganku kabur tertutup air mata yang terlalu deras hingga sampai punggungku
terasa nyeri dan aku rasa aku terkena petasan nyasar lalu seseorang memanggilku
dengan panik dan semua gelap!
Aku terbangun di ranjangkku sendiri
dengan perban yang melilit di pundakku di sampingku ada seorang malaikat yang aku
ketahui telah menyakitiku dengan cara nya yang sangat sadis. Namun, aku tak
bisa mengelak aku mencintainya aku tersenyum. Perlahan dia terbangun menatapku
mencium punggung tanganku lalu menangis, kubelai kepalanya perlahan dan dia
berkata ,,
“Aku pria yang jahat aku pria yang bodoh, aku tak tau apa
yang aku lakukan aku terlalu mengikuti keinginanku bukan kata hatiku. Aku tau
aku salah aku bingung untuk tetap bertahan atau belajar mencintai kamu, padahal
aku tau kamu sangat menyayangiku aku berjanji tidak akan menyinyiakan orang
yang menyayangiku aku berjanji karena aku yakin cinta sejatiku adalah kamu .. “
I know you
are always there for
me during this time. I'm sure it will be
love beautiful in its time. Because the beauty of God
it is you…
Ika Rizky Ramadhan Ningrum ^^
Thanks
for the readers, ini sebuah kisah yang sering terjadi di sekitar kita. Saya
berharap cerpen ini dapat memberikan inspirasi bagi setiap orang yang pernah
ataupun sedang mengalami hal ini :)